Berbagai Contoh Surat Kuasa Yang Bisa Anda Gunakan

Sebagai makhluk hidup tentu kita tidak selamanya dapat menyelesaikan semua pekerjaan kita sendirian. Kadang ada saja halangan yang membuat kita membutuhkan bantuan orang lain yang bertindak atas nama diri kita untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan tertentu.

Kaitannya dengan artikel ini, setiap pekerjaan atau keperluan yang kita serahkan pengerjaannya kepada orang lain, sebaiknya disah kan dengan membuatkan surat kuasa agar orang yang kita mintai pertolongan untuk menyelesaikan pekerjaan kita bisa leluasa tanpa terhalang suatu apapun dalam tugasnya sebagai pemegang kuasa.

Bagi Anda yang saat ini sedang kebingungan karena tidak punya kesempatan untuk menyelesaikan sebuah urusan yang di satu sisi sangat urgent, maka Anda bisa menyerahkan kuasa kepada keluarga atau teman dekat yang Anda percaya untuk mengurus hal tersebut. Agar lebih resmi dan bisa dipertanggungjawabkan, membuat surat kuasa adalah hal pertama yang harus Anda lakukan.

Membuat surat kuasa sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Hanya saja karena surat kuasa ini adalah salah satu jenis surat resmi, maka dalam membuatnya kita perlu memperhatikan beberapa hal yang menjadi unsur penting yang harus ada dalam surat kuasa agar memenuhi syarat untuk disebut sebagai surat kuasa.

Unsur atau point penting yang harus ada dalam surat kuasa akan kami jabarkan di bawah.

Surat kuasa fungsinya sangat beragam dan akan sangat membantu kita ketika kita menghadapi situasi seperti yang tertulis di atas. Contoh yang mungkin paling sering kita temukan kaitannya dalam penggunaan surat kuasa ini adalah ketika seseorang memerluakan bantuan orang lain untuk mengambil laporan penilaian hasil belajar anaknya di sebuah sekolah.

Dalam hal ini, maka orang tersebut perlu untuk membuat yang namanya surat kuasa pengambilan raport.

Contoh selanjutnya yang juga memerlukan surat kuasa adalah ketika kita hendak meminta bantuan orang lain untuk mengambilkan BPKB sepeda motor kita di sebuah dealer. Sepengalaman kami, tanpa surat kuasa orang yang kita mintai pertolongan tersebut akan ditolak mentah-mentah oleh pihak dealer atau leasing. Karena itu sebelum meminta bantuan siapapun untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan kita, maka janga lupa untuk terlebih dahulu membuat surat kuasa.

Pengertian Surat Kuasa

Bagi Anda yang sehari-hari berkecimpung di dunia perkantoran, lebih-lebih yang duduk dibagian administrasi, surat kuasa mungkin bukanlah hal asing. Namun bagi orang-orang yang kesehariannya jauh dari kantor, misalnya saja para petani, mungkin surat kuasa ini masih asing bagi mereka.

Nah untuk Anda yang belum mengetahui apa itu surat kuasa, berikut akan kami uraikan sedikit tentang pengertian surat kuasa beserta contoh surat kuasa yang bisa Anda lihat nanti di bagian akhir artikel ini.

Apa Itu Surat Kuasa?

Surat kuasa adalah salah satu jenis surat resmi yang dibuat dengan tujuan untuk meresmikan atau men-sahkan pelimpahan kuasa kepada orang lain untuk mengerjakan suatu urusan atau pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh sang pemberi kuasa.

Dari jenisnya, surat kuasa ini terdiri dari tiga jenis yaitu surat kuasa perseorangan, surat kuasa kedinasan, dan surat kuasa istimewa. Penjelasan lengkap mengenai perbedaan ketiga jenis surat kuasa ini bisa anda baca di bawah ini.

Baca juga: berbagai contoh surat lamaran kerja lengkap

Jenis-jenis Surat Kuasa

Berikut ini perbedaan dari surat kuasa perseorangan, kedinasan, dan istimewa:

Surat Kuasa Perseorangan

Surat kuasa perseorangan adalah surat kuasa yang dibuat oleh seseorang yang akan melimpahkan sebuah pekerjaan untuk diselesaikan oleh orang lain. Dalam hal ini, pekerjaan tersebut biasanya merupakan urusan atau pekerjaan pribadi sang pemberi kuasa.

Contoh surat kuasa perseorangan ini misalnya surat kuasa pengambilan raport.

Surat Kuasa Kedinasan

Seperti namanya, surat kuasa ini adalah surat kuasa yang dibuat oleh sebuah instansi atau perusahaan yang akan memberi kuasa kepada seseorang untuk menjalankan tugas tertentu atas nama instansi atau perusahaan pemberi kuasa.

Perbedaan paling kentara yang bisa dilihat secara langsung dari surat kuasa kedinasan dan surat kuasa perseorangan adalah pada bagian kepala surat, di mana pada surat kuasa kedinasan, di bagian kepala suratnya biasanya akan terdapat kop instansi atau perusahaan.

Surat Kuasa Istimewa

Surat kuasa jenis ini adalah surat kuasa yang biasanya dibuat untuk melimpahkan kuasa kepada pihak hukum misalnya seorang advokat, untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hukum.

Meskipun misalnya dibuat oleh perseorangan, surat kuasa istimewa yang dibuat untuk menyelesaikan masalah hukum biasanya akan memiliki kop surat dari lembaga bantuan hukum yang menaungi seorang advokat.

Baca: berbagai contoh surat pengunduran diri lengkap

Cara Membuat Surat Kuasa

Seperti yang kami tuliskan di atas bahwa membuat surat kuasa sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Bagi anda yang sama sekali belum pernah membuat surat kuasa, berikut ini cara membuat surat kuasa untuk berbagai keperluan yang bisa dijadikan referensi dalam membuat surat kuasa yang baik dan benar.

Langkah-langkah membuat surat kuasa perseorangan, kedinasan, dan istimewa:

1. Bagian pertama anda harus menulis judul surat. Karena ini adalah surat kuasa, maka judul suratnya bisa ditulis: SURAT KUASA.

Untuk surat kuasa berjenis surat kuasa kedinasan atau istimewa, sebelum judul surat anda harus menambahkan kop instansi atau perusahaan atau lembaga hukum.

Selain itu pada surat kuasa kedinasan atau istimewa, biasanya juga akan terdapat nomor surat yang dibutuhkan untuk keperluan pengarsipan. Jadi pastikan bagian ini tidak anda lewatkan.

2. Bagian berikutnya adalah menyertakan data diri atau data instansi apabila itu surat kuasa kedinasan, yang berisi informasi mengenai siapa yang menerbitkan surat kuasa.

Untuk surat kuasa perseorangan, maka data diri ini mencakup nama, jenis kelamin, alamat, dan data-data lain yang sekiranya diperlukan dari sang pemberi kuasa.

Kemudian untuk surat kuasa kedinasan, data diri ini bisa berupa nama instansi atau perusahaan, alamat, jabatan pemberi kuasa, dan data-data lainnya.

3. Setelah data diri pemberi kuasa, selanjutnya anda juga harus menyertakan data diri sang penerima kuasa. Sebelum menuliskan data diri penerima kuasa, pada surat kuasa biasanya akan diawali dulu dengan keterangan bahwa data diri yang ada di atas akan memberi kuasa pada orang yang data dirinya ada di bawah.

Contoh kalimat keterangan ini misalnya: Memberi kuasa kepada pihak kedua.

4. Bagian selanjutnya adalah beberapa paragraf yang berisi keterangan mengenai apa saja wewenang yang dimiliki oleh sang penerima kuasa.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, harap tuliskan dengan jelas dan detil apa saja wewenang yang dimiliki atau tugas apa saja yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan oleh sang penerima kuasa.

5. Di bawah keterangan mengenai wewenang sang penerima kuasa, silahkan anda isikan informasi tempat dan tanggal pembuatan surat kuasa. Setelah itu, jangan lupa juga untuk menyertakan batas waktu berlakunya surat kuasa yang lagi-lagi sangat penting untuk menghindari penyalah gunaan wewenang oleh si penerima kuasa.

6. Isikan nama jelas dan tanda tangan pemberi dan penerima kuasa.

7. Terakhir jangan lupa tempelkan materai agar surat kuasa yang anda buat sah legalitasnya lebih kuat.

Simak: Contoh CV lengkap dengan tips pembuatannya

Format Surat Kuasa

Sekarang anda sudah mengetahui pengertian surat kuasa dan bagaimana cara membuat surat kuasa yang baik dan benar.

Nah di bawah ini, kami juga sudah mengumpulkan beberapa contoh format surat kuasa untuk berbagai keperluan yang bisa anda jadikan pedoman saat membuat surat kuasa untuk keperluan perseorangan ataupun instansi.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang

Contoh Surat Kuasa Khusus

Contoh Surat Kuasa Khusus

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Paspor

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Paspor

Contoh Surat Kuasa Tanah

Contoh Surat Kuasa Tanah

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah

Contoh Surat Kuasa Perwakilan

Contoh Surat Kuasa Perwakilan

Contoh Surat Kuasa Bank

Contoh Surat Kuasa Bank

Contoh Surat Kuasa Perpanjang STNK

Contoh Surat Kuasa Perpanjang STNK

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Dokumen

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Dokumen

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata

Contoh Surat Kuasa Khusus Perdata

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Barang

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Barang

Contoh Surat Kuasa Perusahaan

Contoh Surat Kuasa Perusahaan

Contoh Surat Kuasa Perseorangan

Contoh Surat Kuasa Perseorangan

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Sertifikat

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Sertifikat

Contoh Surat Kuasa Pembatalan Tiket Kereta Api

Contoh Surat Kuasa Pembatalan Tiket Kereta Api

Contoh Pengisian Surat Kuasa Khusus Wajib Pajak

Contoh Pengisian Surat Kuasa Khusus Wajib Pajak

Contoh Surat Kuasa Perusahaan Kepada Perorangan

Contoh Surat Kuasa Perusahaan Kepada Perorangan

Demikianlah contoh format surat kuasa yang bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan. Meskipun contoh surat kuasa ini sudah dibuat dengan format surat kuasa yang baik dan benar, namun sebaiknya Anda tidak langsung copy paste.

Buat saja surat kuasa Anda sendiri dan jadikan contoh-contoh yang ada di atas sebagai panduan.