Beragam Contoh Surat Izin Sesuai Kebutuhan Anda

By

Salah satu contoh surat resmi yang masih banyak dibuat dan digunakan orang-orang untuk menyelesaikan suatu urusan adalah surat izin. Bagaimana cara membuat surat izin? Simak uraiannya pada artikel kami tentang contoh surat izin berikut ini.

Anda yang bekerja di kantor atau perusahaan dan kamu yang masih kuliah atau sekolah tentu tidak mungkin selamanya sehat dan tidak memiliki halangan untuk datang ke tempat kerja atau tempat belajar bukan?

Karena itu, suatu saat kita pasti membutuhkan pengetahuan mengenai cara membuat surat izin agar tidak mendapatkan sanksi atas ketidakhadiran kita di tempat kerja atau tempat belajar.

Meski saat ini telah banyak tersedia aplikasi chatting semacam whatsapp atau telegram yang bisa digunakan untuk berkomunikasi, namun untuk kasus-kasus resmi kita tetap harus menggunakan surat agar lebih sopan. Dan untuk urusan permintaan izin baik itu izin tidak masuk sekolah, izin tidak masuk kerja, kuliah, izin kegiatan dan lainnya, surat resmi yang kita butuhkan adalah surat izin.

Nah sebelum melihat contoh surat izin, mari awali dulu dengan memahami apa itu surat izin.

Lihat juga: Contoh Surat Lamaran Kerja

Apa Itu Surat Izin

Surat izin adalah surat yang digunakan untuk meminta izin atas ketidakhadiran kita pada suatu acara atau suatu urusan. Pada perkembangannya, surat izin kemudian tidak hanya digunakan untuk menyampaikan perminaan izin ketidakhadiran saja namun juga permintaan izin untuk urusan lain misalnya izin penggunaan tempat, izin kegiatan, izin usaha, dan yang lainnya.

Bagi Anda yang dulu pernah kuliah dan mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN), maka surat izin lokasi KKN adalah salah satu contoh surat izin yang tujuannya bukan untuk meminta izin ketidakhadiran. Sedangkan surat izin yang tujuannya untuk meminta izin karena tidak bisa hadir, contohnya adalah surat izin yang Anda tulis ketika hendak minta izin meninggalkan posko KKN.

Semoga ilustrasi di atas bisa Anda fahami.

Cara Membuat Surat Izin

Setelah faham mengenai pengertian surat izin, selajutnya kita tentu ingin mengetahui bagaimana cara membuat surat izin yang baik dan benar.

Dan kabar baiknya, membuat surat izin ini caranya sangat mudah. Yang perlu kita ketahui hanyalah aturan atau format umum surat izin agar surat izin yang kita buat bisa diterima dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam pembuatan surat resmi.

Karena seperti yang kami singgung di awal, surat izin adalah salah satu jenis surat resmi sehingga dalam membuatnya kita harus berpedoman pada format umum atau kerangka surat izin yang berlaku.

Selengkapnya mengenai format surat izin bisa Anda baca di bawah ini.

Format Surat Izin

Secara umum format surat atau kerangka surat izin adalah sebagai berikut:

1. Kop surat

Perlu diketahui bahwa penggunaan kop hanya berlaku pada surat izin yang dibuat atas nama kelompok atau organisasi, misalnya surat izin yang dibuat oleh panitia KKN yang meminta izin penempatan mahasiswa KKN di suatu daerah. Kop ini biasanya akan berisi data organisasi atau kelompok seperti nama, alamat, nomor kontak dan data lainnya.

Untuk surat izin yang dibuat oleh panitia KKN dengan tujuan permintaan izin penempatan mahasiswa, maka kop nya biasanya akan memuat informasi berupa nama universitas, alamat, serta nomor kontak panitia KKN.

Sedangkan untuk surat izin yang dibuat oleh perseorangan dalam rangka permintaan izin karena tidak bisa menghadiri sebuah pertemuan atau izin tidak masuk kerja, maka kop surat tidak diperlukan.

Lihat juga: Contoh Surat Pengantar

2. Nomor surat

Seperti halnya kop surat, nomor surat ini juga diperlukan jika surat izin dibuat atas nama kelompok. Sedangkan jika yang membuatnya adalah perseorangan, maka nomor surat juga tidak diperlukan.

3. Tempat dan tanggal surat

Bagian ini berisi tempat dan tanggal pembuatan surat, misalnya “Lombok, 29 Juli 2019”.

4. Alamat surat

Alamat surat berisi nama orang atau jabatan serta alamat tujuan pengiriman surat. Contohnya:

Kepada

Yth. Bapak/Ibu Guru Wali Kelas X-A

SMAN 1 Aikmel

Di Tempat

5. Salam pembuka

Bagian ini digunakan untuk membuka surat, misalnya “Dengan Hormat,”.

6. Bagian isi

Bagian isi terdiri dari paragraf pembuka, paragraf inti dan paragraf penutup.

Paragraf pembuka diisi dengan beberapa kalimat untuk membuka bagian inti. Misalnya pada surat izin yang dibuat untuk meminta izin karena tidak bisa masuk kerja, maka paragraf pembukanya bisa diisi dengan kalimat “Saya yang bertanda tangan di bawah ini”.

Sedangkan pada surat izin yang dibuat untuk meminta izin penggunaan tempat atau untuk urusan lainnya, maka paragraf pembukanya tinggal disesuaikan dengan apa yang akan disampaikan di bagian inti.

Setelah mengisi paragraf pembuka, bagian isi kemudian dilanjutkan dengan mengisi paragraf inti. Paragraf inti berisi uraian singkat yang menjelaskan maksud atau alasan pembuatan surat. Seperti umumnya surat resmi, paragraf inti ini sebisa mungkin diisi dengan kalimat yang singkat, padat dan jelas.

Kemudian untuk mengakhiri bagian isi, Anda bisa menulis beberapa kalimat pada paragraf penutup. Isinya bisa berupa ucapan terimakasih, ataupun ungkapan pengharapan agar permintaan izin Anda diterima.

7. Salam penutup

Isinya berupa salam singkat yang berfungsi untuk menutup surat, misalnya “Hormat Kami,”.

8. Nama dan tanda tangan pengirim surat

Diisi dengan nama terang berserta tanda tangan pengirim surat.

Hormat Kami,

tanda tangan

(xxxx xxxxxxx)

Anda mungkin ingin juga: Contoh Surat Kuasa

Contoh Surat Izin Untuk Berbagai Keperluan

Agar pemahaman Anda lebih jelas mengenai bagaimana cara membuat surat izin, berikut ini bisa Anda lihat beberapa contoh surat izin yang dibuat untuk berbagai keperluan.

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Contoh Surat Izin Sekolah

Contoh Surat Izin Sekolah

Contoh Surat Izin Sakit

Contoh Surat Izin Sakit

Contoh Surat Izin Orang Tua

Contoh Surat Izin Orang Tua

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kuliah

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kuliah

Contoh Surat Izin Usaha

Contoh Surat Izin Usaha

Contoh Surat Izin Kegiatan

Contoh Surat Izin Kegiatan

Contoh Surat Izin Cuti

Contoh Surat Izin Cuti

Contoh Surat Izin Keramaian

Contoh Surat Izin Keramaian

Contoh Surat Izin Sakit Tulisan Tangan

Contoh Surat Izin Sakit Tulisan Tangan

Contoh Surat Izin Resmi

Contoh Surat Izin Resmi

Contoh Surat Izin Penelitian

Contoh Surat Izin Penelitian

Contoh Surat Izin Kegiatan Ke Kepala Desa

Contoh Surat Izin Kegiatan Ke Kepala Desa

Contoh Surat Permohonan Izin Kuliah Untuk Kantor

Contoh Surat Permohonan Izin Kuliah Untuk Kantor

Contoh Surat Izin Peminjaman Tempat

Contoh Surat Izin Peminjaman Tempat

Contoh Surat Izin Keramaian RT RW

Contoh Surat Izin Keramaian RT RW

Contoh Surat Izin Mendirikan Bangunan

Contoh Surat Izin Mendirikan Bangunan

Contoh Surat Izin Kegiatan Ke Polisi

Contoh Surat Izin Kegiatan Ke Polisi

Contoh Surat Izin Suami Untuk Visa Dalam Bahasa Inggris

Contoh Surat Izin Suami Untuk Visa Dalam Bahasa Inggris

Contoh Surat Keterangan Izin Kuliah dari Kantor

Contoh Surat Keterangan Izin Kuliah dari Kantor

Demikianlah contoh-contoh surat izin yang bisa digunakan sebagai acuan dalam membuat surat izin tidak masuk kerja, sekolah, kuliah, ataupun permintaan izin kegiatan.

Selain memeriksa kesesuian format surat izin yang dibuat, penggunaan kata dan gaya bahasa juga tidak kalah penting untuk diperhatikan.

Leave a Comment